Minggu, 06 Maret 2011

Ruma Adat Mamasa

Sering sekali ketika kita mendengarkan kata “Rumah adat’, mungkin yang muncul dalam pikiran kita hanyalah sebagai suatu peninggalan leluhur yang pelestariannya seakan-akan sebagai beban untuk generasi kita bukan lagi sebagai simbol kewibawaan sehingga tidak lagi ada yang menarik perhatian untuk di lestarikan bahkan dikembangkan. Bagaimakah menurut kita sebagai ahli waris dari simbol kebudayaan, Apakah memang benar bahwa pelestarian atau bahkan pengembangan rumah adat hanya sebagai beban ataukah sebaliknya?, kita dapat kembali mengangkat derajatnya dan menempatkan sebagai simbol dari kewibawaan bangsa?

Keberadaannya dengan berbagai bentuk simbol kehidupan suku bangsa itulah yang membedakan suatu suku dari suku-suku yang lain. Dan salah satu simbol kehidupan yang tidak terpisahkan dari keberadaan sebuah suku adalah rumah adat. sebagai tempat berteduh dan pusat kegiatan keluarga sekaligus sebagai simbol kewibawaan. Suatu contoh dapat kita lihat dari kebudayaan rumah adat orang – orang Mamasa banua layuk yang mempunyai daya tarik dan sekaligus dapat dijadikan sumber daya yang bisa kita banggakan.